Temu Kebangsaan

12665674_10205776127546142_280300669_n

Temu Kebangsaan diselenggarakan mulai 8-10 April 2016 dan diikuti oleh 100 orang muda lintas iman. Mereka ini adalah penggerak-penggerak dari berbagai komunitas, baik yang sosial, akademis, ekonomi, maupun politik, dan umumnya belum saling mengenal.

Lembaga-lembaga pendukung kegiatan ini adalah Komisi Kepemudaan Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI), Biro Pemuda dan Remaja Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Jaringan GUSDURIAN, Aliansi Nasional Bhinneka Tunggal Ika (ANBTI),  Dewan Pengurus Nasional Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (DPN PERADAH) .

Adapun Temu Kebangsaan ini menghadirkan 3 narasumber, yaitu: Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin, Yanuar Nugroho dari Kantor Staf Kepresidenan, dan Yenny Wahid Yenny Wahid dari Wahid Institute.

“Tuhan menciptakan keberagaman, supaya kita yang terbatas bisa saling melengkapi,”kata Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Agama kepada 100 orang muda lintas iman dalam acara Temu Kebangsaan, Sabtu (9/4) di Cico Resort, Bogor.

Yanuar Nugroho memaparkan tantangan pembangunan yang dihadapi bangsa Indonesia di masa depan. Persoalan ketidakmerataan infrastruktur, ketimpangan sosial, bonus demografi serta peluang dalam MEA. “Dan saat ini pemerintah menyadari pentingnya kolaborasi dengan masyarakat. Seperti program Pencerah Nusantara (kirim dokter-dokter ke pelosok Nusantara) di Kementerian Kesehatan, Garda Guru di Kementerian Pendidikan Dasar, PETA program dari Kementerian ESDM,” tutur Yanuar Nugroho.

Yenny Wahid menjelaskan berbagai tradisi nusantara yang dari dulu sudah ada dan mencerminkan toleransi, seperti banyaknya rumah ibadah, tradisi pela ngandong, halal bihalal yang khas Indonesia, dll. Hal ini menjadi modal generasi sekarang untuk meneruskan dan mengembangkan toleransi. Yenny mengatakan, “Orang muda jangan terlalu berharap pada pemerintah, tetapi mesti berusaha sendiri, memperkuat masyarakat sipil, ” kata Yenni Wahid.

Selain Studium Generale, para peserta akan bertukar pikiran dan  berdiskusi pada lima tema, yaitu: pembangunan dan lingkungan hidup, pemberantasan korupsi, tantangan media infomasi, dinamika keberagaman di Indonesia, dan pendidikan dan kebudayaan.

Hasil dari Temu Kebangsaan Orang Muda ini sudah membuat berupa rumusan analisa kondisi bangsa kekinian, strategi dan rencana kerja di antara aktor gerakan orang muda; dan Jejaring kerja bersama.

Link terkait:

pemdua112966531_10208321665032722_576841079_n12987942_10208321667072773_1509999579_n12966095_10208321665632737_1983693197_n12988031_10208321667672788_1451062710_n12968673_10208321665592736_24225623_n12968769_10208321683153175_1733531482_n12986408_10208321665312729_164983028_o