Hari Sumpah Pemuda

Puluhan tahun yang lalu, tepatnya 28 Oktober 1928 pemuda Indonesia bersatu dan mengikrarkan tentang Satu Bangsa, Satu Bahasa, Satu Tanah Air Indonesia.

Dan pada kesempatan kali ini, tepatnya 28 Oktober 2017, Biro Pemuda dan Remaja (BPR) PGI bersama dengan teman-teman lintas iman (Temu Kebangsaan) mengikuti kebaktian Nasional dan perayaan memperingati Hari Sumpah Pemuda yang di selenggarakan oleh Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN).

Nama acara ini adalah TEMU IKRAR PEMUDA KHONGHUCU INDONESIA DALAM RANGKA HARI SUMPAH PEMUDA yang mengangkat tema “Tanah Air Harus Dijaga dari Generasi ke Generasi, Tidak Boleh Ditinggalkan Sekedar Pertimbangan Pribadi, Bersiaplah untuk Mati, Tetapi Jangan Pergi”.

Kegiatan ini baru pertama kali dibuat dan diikuti lebih dari 1700 pemuda pemeluk Agama Khonghucu Indonesia. Kegiatan ini bertujuan sebagai momen silahturahmi Pemuda Khonghucu di Indonesia sekaligus bersama memperingati Hari Sumpah Pemuda serta bersama-sama berkomitmen dan bertekad untuk membangun Bangsa Indonesia.

“Sejak 28 Oktober 1928, Indonesia bukan hanya milik 1 golongan saja, bukan milik satu suku saja, tetapi dari ikrar pemuda 28 Oktober 1928 sudah sangat jelas dikatakan Satu Bangsa, Satu Bahasa, Satu Tanah Air Indonesia; jelas bahwa Indonesia adalah milik WARGA NEGARA INDONESIA, oleh sebab itu mari kita jaga bersama” ~ Drs. Uung S. Linggaraja, S. H. (Ketua Umum MATAKIN)

Jenderal TNI (purn.) Wiranto yang hadir dalam acara ini dalam sambutannya mengatakan bahwa “Sumpah Pemuda adalah sumpah yang abadi untuk persatuan Indonesia, karena persatuan Indonesia dimulai dari para pemuda Indonesia yang pada saat itu bersatu tanpa membeda-bedakan golongan. Membela negara adalah kewajiban kita, mari pemuda Khonghucu Indonesia bersama dengan yang lain bersatu untuk melawan ancaman yang ingin memecah Bangsa Indonesia, salah satu caranya merawat Pancasila. Kita makan di Indonesia, kita mencari uang di Indonesia, kita mati di Indonesia, dan kita dikuburkan di Indonesia, itu lah kita sebagai Indonesia“.

Acara ini ditutup dengan pembacaan Ikrar Pemuda Khonghucu Indonesia, berikut Ikrar tersebut:

 

 

 

 

 

 

 

 

Braja Mustika Convention Centre-Bogor, 28 Oktober 2017

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *