Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly membuka Kegiatan PKR PGI dan Sinode GMIM 2017

Menteri Hukum dan HAM RI, Bapak Yasona Laoly menyampaikan Sambutan dalam acara Pembukaan PKR Nasional PGI dan Sinode GMIM

Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia, Yasonna Laoly, menghadiri dan membuka Perkemahan Kreatif Remaja Nasional (PKR) Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) dan Sinode GMIM tahun 2017 yang di selenggarakan di Bumi Perkemahan Lengkoan Lestari GMIM Imanuel Leilem Wilayah Sonder Sulawesi Utara.

Acara pembukaan PKR PGI dan Sinode GMIM ini di dihadiri lebih dari 6000 remaja gereja dan di buka dengan ibadah yang dipimpin oleh Sekretaris Umum Badan Pengerus Sinode GMIM, Pdt.Hendry Runtuwene S.Th. Mengambil pembacaan alkitab, Matius 5 : 13-16, Garam dunia dan terang dunia, Pdt Runtuwene mengatakan bahwa remaja gereja harus berfungsi untuk mengarami remaja yang ada di daerah dan bangsa Indonesia. Meski di tengah derasnya hujan, acara pembukaan PKR PGI dan Sinode GMIM ini tetap berlangsung. Acara dikemas dengan apik dan diisi oleh tari-tarian khas daerah oleh peserta PKR yang berasal dari Papua lengkap dengan asesoris tradisonal khas Papua, persembahan pujian dengan alat musik khas Sulawesi Kulintang. Selain itu, yang juga turut hadir  Guntur Simbolon (Artis Rohani) atau juga biasa di kenal Guntur Saykoji yang mempersembahkan 2 buah pujian yang menambah semaraknya ibada pembukaan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan yang diawali dengan Sambutan dari MPH PGI yang dalam hal ini disampaikan oleh Bapak Ari Moningka (Wakil Bendahara Umum PGI). Dalam sambutannya Bapak Ari menyampaikan terima kasih atas kesediaan GMIM menjadi tuan dan nyonya rumah pelaksanaan PKR PGI tahun 2017 sejak terakhir kali di laksanakan 10 tahun lalu yaitu pada tahun 2007. Selain itu beliau juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada panitia pelaksana juga kepada para remaja dan pembina yang telah meluangkan waktu untuk turut hadir dalam PKR PGI dan Sinode GMIM kali ini.

BapakMenteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly SH MSc Ph.D, dalam sambutanya mengatakan, sangat bersukacita dapat hadir di tengah-tengah remaja PGI dan GMIM. Yasona Laoly mengungkapkan kekagumannya atas semangat dari para remaja yang hadir dalam acara ini, yang tidak menyerah hanya karena kondisi cuaca hujan. Pada kesempatan ini ia menegaskan bahwa fakta kebersamaan antar sesama anak bangsa kini mulai luntur, akibat beredarluasnya paham-paham radikal dan gerakan in-toleransi yang dilakukan orang atau kelompok masyarakat tertentu yang bertentangan dengan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ikka. “dengan melihat anak-anakku remaja Kristen yang hadir dengan semangat yang luar biasa di tempat ini, membuat saya kembali melihat adanya harapan. Harapan di mana akan bermunculan generasi-generasi tangguh yang mampu berkontribusi bagi gereja, bangsa dan negara terlebih di tengah tantangan menguatnya upaya memecah belah dan upaya melemahkan idiologi bangsa” jelas Menteri Yasona Laoly.

Senada dengan Menteri Yasona, Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, dalam sambutannya mengatakan, bahwa PKR ini selain menjadi momentum perjumpaan yang Oikouemenis, proses bersama 5 hari dalam perkemahan dapat kembali  menguatkan nilai-nilai dan seamngat nasionalisme, cinta tanah air, dan semangat pengabdian bagi gereja, bangsa dan negara. Puji dan syukur patutlah di panjatkan ke hadirat Tuhan Yesus Kristus, atas limpahan kasih dan karunia-Nya sehingga acara ini dapat berlangsung, semoga Tuhan memampukan remaja-remaja gereja yang hadir untuk menjadi remaja yang kreatif, tangguh, dan inovatif.

Sehubungan dengan itu atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, juga selaku Ketua Umum Panitia Perkemahan Kreatif Remaja Nasional (PGI) dan Sinode GMIM tahun 2017, saya memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi atas terlaksananya kegiatan ini, khususnya kepada segenap panitia penyelenggara dan berbagai pihak yang telah ikut berkontribusi,” terang Olly Dondokambey.

Turut hadir dalam acara pembukaan, Kapolda Sulut Irjen Pol Drs Bambang Waskito, Sekprov Sulut Edwin Silangen SE MS, Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow, Bupati Mitra James Sumendap SH, dan pejabat Eselon II di lingkup Pemprov Sulut.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *